Medan –metrolangkat.com
Polda Sumatera Utara melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) bergerak cepat menyelidiki video viral yang menyeret seorang oknum perwira.
Penanganan dilakukan lewat penyelidikan awal untuk memastikan fakta secara utuh dan berimbang.
Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, menegaskan setiap informasi yang beredar diproses objektif sesuai aturan internal kepolisian.
“Semua informasi kami dalami secara komprehensif sebagai bagian dari komitmen menjaga profesionalisme dan akuntabilitas,” ujarnya, Rabu (29/4).
Penyelidikan dilakukan setelah beredarnya potongan video di media sosial dengan narasi tertentu.
Subbidpaminal Bidpropam telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk seorang perwira menengah berinisial D.K.
Dari pemeriksaan awal, D.K. mengakui dirinya ada dalam video tersebut dan menyebut peristiwa terjadi pada 2025 saat menjalankan tugas penegakan hukum narkotika dengan melibatkan informan.
Namun, keterangan itu masih didalami untuk memastikan kesesuaiannya dengan prosedur.
Secara etik, tindakan dalam video dinilai tidak mencerminkan standar kesopanan anggota Polri dan menjadi bagian penting dalam pemeriksaan internal.
Propam juga telah melakukan uji laboratorium terhadap D.K., meliputi urine, darah, dan rambut.
Hasil sementara menunjukkan tes urine negatif, sementara hasil lainnya masih menunggu analisis lanjutan.
Selain itu, pihak lain yang ada dalam video turut akan diperiksa guna melengkapi klarifikasi.
Untuk kepentingan pemeriksaan, D.K. saat ini ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus).
“Jika ditemukan pelanggaran, baik disiplin maupun kode etik, akan ditindak sesuai aturan,” tegas Ferry.
Polda Sumut mengimbau masyarakat tetap bijak menyikapi informasi di ruang digital dan tidak terpancing narasi yang belum terverifikasi.(Wis)


















