Pasukan Israel Serang TNI di Lebanon, Menlu Retno Kontak Kolonel Ghoffar

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu RI Retno Marsudi saat memberikan keterangan pers soal serangan Israel terhadap pasukan TNI di Lebanon, Jumat (11/10/2024).

Menlu RI Retno Marsudi saat memberikan keterangan pers soal serangan Israel terhadap pasukan TNI di Lebanon, Jumat (11/10/2024).

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Pasukan Israel menyerang tentara TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di bawah UNIFIL di Lebanon, Kamis (10/10/2024). Ada yang menjadi korban serangan tentara Israel.

Terkait hal tersebut, Menlu RI Retno Marsudi memberikan keterangan persnya kepada media di sela KTT ke-44 dan ke-45 di Vientiane, Laos, Jumat (11/10/2024) pukul 06.30 pagi waktu setempat.

“Begitu mendapatkan informasi tersebut, saya langsung menghubungi komandan kontingen Garuda Kolonel Ghoffar (Komandan Satgas FHQSU UNIFIL Lebanon) guna mendapatkan informasi dan konfirmasi langsung mengenai kondisi dua penjaga perdamaian asal Indonesia,” ujar Menlu Retno.

Menurut Menlu, pada saat dia menghubungi Kolonel Ghoffar dari Vientiane, Laos, diperoleh informasi bahwa kedua TNI yang menjadi penjaga perdamaian asal Indonesia mengalami luka ringan. Namun masih berada di rumah sakit untuk melakukan observasi.

Baca Juga :  Serangan Israel Meluas Hingga ke Lebanon, Akankah Terjadi Perang Nuklir?

Retno kemudian menitipkan salam kepada para anggota TNI yang terluka maupun yang sedang bertugas menjadi pasukan penjaga perdamaian.

“Saya sampaikan salam, yang kuat ya (untuk TNI di sana)!” ujar Retno.

Menlu Retno mengatakan, terhadap serangan tersebut, Indonesia mengutuk keras Indonesia. Serangan terhadap personel dan properti PBB merupakan sebuah pelanggaran besar International Humanitarian Law dan juga Resolusi Dewan Keamanan PBB no. 1701.

Seperti diketahui, serangan militer Zionis Israel (IDF) di Naquora, Lebanon Selatan melukai dua prajurit TNI yang sedang bertugas sebagai pasukan PBB di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Kamis (10/10/2024) pagi waktu setempat. Pratu Eggy Arifiyanto dan Praka Nofrian Syah Putra adalah dua personel yang menjadi korban.

Dalam siaran pers Puspen TNI, pada pukul 05.00 waktu setempat, penjaga di menara lain melaporkan menara tempat Eggy dan Nafrian sedang dibidik IDF. Ada laser pembidik diarahkan ke menara tersebut.

Baca Juga :  Anwar Ibrahim: Malaysia Siapkan Resolusi Depak Israel dari PBB

Beberapa menit kemudian, peluru meluncur ke menara tersebut. Eggy terluka di kaki dan tangan. Sementara Nofrian terluka di kaki. Tank Merkava Israel juga menyasar pintu masuk tempat perlindungan pasukan UNIFIL.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto menyebut, pasukan Israel dalam posisi mengincar TNI. Hal itu ditandai dengan IDF yang menembakkan peluru ke arah menara pengawas yang dijaga personel TNI.

“Situasi kontak tembak terus terjadi dan tank Merkava IDF mulai terpantau keberadaannya di seputaran Green Hill. Rekoset (peluru nyasar) luncuran mengenai tower pengamatan (OP 14) yang diduduki oleh personel pengamat situasi,” ujar Hariyanto.

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat
Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel
Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh
“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”
Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand
Pasukan IDF Kocar-Kacir Diserang Hewan Buas
Akibat Gerakan Boikot, KFC dan Pizza Hut di Turki Alami Kebangkrutan
PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Ini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:04 WIB

Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat

Senin, 23 Maret 2026 - 16:31 WIB

Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel

Senin, 23 Maret 2026 - 15:41 WIB

Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:32 WIB

“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”

Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:28 WIB

Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB