Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengatakan, program beasiswa tersebut masih berjalan dan menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memenuhi kebutuhan tenaga medis spesialis di wilayah Kepulauan Nias.(ist)

GUNUNGSITOLI – METROLANGKAT.COM

Pemenuhan dokter spesialis menjadi salah satu tantangan penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kepulauan Nias. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memberikan beasiswa penuh kepada 20 dokter umum agar dapat melanjutkan pendidikan ke program dokter spesialis.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengatakan, program beasiswa tersebut masih berjalan dan menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memenuhi kebutuhan tenaga medis spesialis di wilayah Kepulauan Nias.

“Masih berjalan, ini yang perlu kita penuhi dulu. Sudah 20 dokter kami berikan beasiswa full (penuh) untuk mengambil program dokter spesialis,” ujar Bobby saat menjawab pertanyaan wartawan seusai penandatanganan berita acara serah terima (BAST) personel, pendanaan, sarana dan prasarana, serta dokumen (P3D) RSUD dr. M. Thomsen dari Pemerintah Kabupaten Nias kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga :  SMSI Tegaskan Komitmen Jaga Marwah Pers Digital di Tengah Gempuran Platform Global

Menurut Bobby, penerima beasiswa tersebut dipilih berdasarkan rekomendasi para kepala daerah di Kepulauan Nias dengan mempertimbangkan kebutuhan tenaga dokter spesialis di masing-masing wilayah, termasuk RSUD dr. M. Thomsen.

Pemprov Sumut, lanjutnya, akan terus mendorong pemenuhan tenaga dokter spesialis agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal.

“Kita terus mendorong keterpenuhan dokter-dokter spesialis yang ada di Kepulauan Nias, dan RSUD M. Thomsen ini,” katanya.

Transisi Pengelolaan RSUD Jangan Ganggu Pelayanan

Selain membahas pemenuhan dokter spesialis, Bobby Nasution juga menyaksikan penandatanganan BAST P3D RSUD dr. M. Thomsen dari Pemkab Nias kepada Pemko Gunungsitoli.

Pengalihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Gunungsitoli di Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga :  Bobby Nasution Perintahkan Percepatan Penanganan Banjir Letda Sujono

Bobby mengakui, proses pengalihan pengelolaan rumah sakit dapat memunculkan sejumlah dinamika, termasuk kekhawatiran mengenai keberlanjutan penempatan tenaga medis dan dokter spesialis.

Karena itu, Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan proses transisi tidak mengganggu pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Keberlangsungan pelayanan menjadi perhatian penting agar perubahan pengelolaan rumah sakit tidak berdampak pada akses pasien terhadap layanan medis.

Di sisi lain, pengalihan tersebut juga membuka peluang bagi pemerintah provinsi untuk memfasilitasi pembangunan dan peningkatan kelas fasilitas kesehatan di Kepulauan Nias sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Melalui beasiswa pendidikan dokter spesialis dan koordinasi antarpemerintah daerah, Pemprov Sumut berharap kebutuhan tenaga medis di Kepulauan Nias dapat dipenuhi secara bertahap. Upaya tersebut menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih baik tanpa terkendala keterbatasan tenaga spesialis.

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Medan Siaga Sejak Malam, Rico Waas Perintahkan Evakuasi dan Pembersihan Lumpur
Supris Gerakkan Aksi Sosial HUT ke-67 Pemuda Pancasila, 500 Anak Yatim Terima Santunan
Bukan Sekadar Berani Bermimpi, Tiorita Tantang Pemuda Langkat Berbuat Nyata
Ada 309 Klien Pemasyarakatan di Langkat, Tiorita Dorong Mereka Diterima Kembali di Masyarakat
Bobby Nasution Tegas: Jangan Bangun Wisata Rp50 Miliar, Rumah Warga Miskin Terabaikan
Rico Waas Minta Maaf, Proyek Infrastruktur Medan Ganggu Lalu Lintas
Hadiri Wisuda UMSU, Kapolda Sumut Sonny Irawan Ajak Generasi Muda Jaga Nasionalisme
Antisipasi Narkoba Jenis Baru, Sumut Revisi Perda Pencegahan Narkoba
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:35 WIB

BPBD Medan Siaga Sejak Malam, Rico Waas Perintahkan Evakuasi dan Pembersihan Lumpur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Supris Gerakkan Aksi Sosial HUT ke-67 Pemuda Pancasila, 500 Anak Yatim Terima Santunan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Bukan Sekadar Berani Bermimpi, Tiorita Tantang Pemuda Langkat Berbuat Nyata

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Ada 309 Klien Pemasyarakatan di Langkat, Tiorita Dorong Mereka Diterima Kembali di Masyarakat

Berita Terbaru