Bobby  Soroti Ketimpangan Ekonomi Sumut, Kepulauan Nias Jadi Tantangan

Metro Langkat

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bobby saat menghadiri pengukuhan Ameriza Ma’aruf Moesa sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (9/10/2026).(ist)

MEDAN – metrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti belum meratanya pertumbuhan ekonomi antarwilayah di Sumut. Meski perekonomian provinsi menunjukkan tren positif, kesenjangan pembangunan masih menjadi pekerjaan rumah, terutama di empat kabupaten di Kepulauan Nias yang masih tergolong daerah tertinggal.

Persoalan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri pengukuhan Ameriza Ma’aruf Moesa sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (9/10/2026).

Bobby mengungkapkan, sekitar 10 kabupaten/kota mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif pada 2026. Namun, capaian tersebut belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh daerah.

“Pertumbuhan tidak begitu merata. Tantangannya, ada daerah di Sumut yang pertumbuhan ekonominya sangat baik, tetapi ada juga yang masih rendah. Kita masih punya daerah tertinggal di Kepulauan Nias. Mudah-mudahan kita bisa mengurangi ketimpangan itu,” ujar Bobby.

Menurutnya, pemerataan ekonomi membutuhkan kerja bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan. Pertumbuhan ekonomi, kata dia, tidak cukup hanya diukur dari angka statistik, tetapi juga harus mampu mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pertumbuhan 5,06 Persen, Pemerataan Masih Diuji

Di tengah tantangan tersebut, perekonomian Sumut menunjukkan kinerja positif. Bobby menyebut pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan II 2026 mencapai 5,06 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,98 persen.

Baca Juga :  Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026

Capaian itu, menurut Bobby, tidak terlepas dari kolaborasi BI, Pemprov Sumut, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mengendalikan inflasi.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam menghadapi dampak bencana yang melanda 18 kabupaten/kota di Sumut pada tahun sebelumnya.

“Kolaborasi Sumut, BI dan stakeholder lainnya sangat luar biasa. Kami bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik, inflasi terjaga berkat BI dan stakeholder terkait lainnya. Padahal tahun lalu ada 18 kabupaten/kota kami yang terkena bencana. Kami sangat berterima kasih,” katanya.

BI Perkuat Kolaborasi dan Inovasi

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumut sebelumnya, Rudy Brando Hutabarat, menyampaikan bahwa kolaborasi, inovasi, dan sinergi menjadi tiga aspek penting selama masa jabatannya.

Ia mencontohkan kerja sama pengendalian inflasi, termasuk upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok seperti daging pada hari-hari besar keagamaan.

Menurut Rudy, berbagai inovasi dan koordinasi yang dilakukan turut mendukung pencapaian Sumut sebagai salah satu daerah dengan kinerja pengendalian inflasi yang baik.

“Kami menyebutnya KIS, yakni Kolaborasi, Inovasi, dan Sinergi. Kolaborasi kita sangat kuat sehingga bisa membuat kebijakan seperti menjaga inflasi dan menstabilkan harga daging saat hari besar,” ujarnya.

Ekonomi Sumut Diproyeksikan Tumbuh 5,11 Persen

Kepala Perwakilan BI Sumut yang baru, Ameriza Ma’aruf Moesa, memproyeksikan perekonomian Sumut tumbuh 5,11 persen sepanjang 2026, dengan inflasi diperkirakan sekitar 3,1 persen.

Baca Juga :  Tiorita: Lahirkan Polisi Profesional, Humanis, dan Pengayom Masyarakat

Untuk mendukung target tersebut, BI akan mengoptimalkan potensi sektor ketenagakerjaan dan pariwisata. Kedua sektor itu diharapkan dapat memperluas aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ameriza menegaskan, pencapaian proyeksi tersebut membutuhkan kesinambungan kolaborasi dan sinergi yang selama ini telah terbangun antara BI, pemerintah daerah, dan pelaku ekonomi.

“Tahun ini kami prediksikan ekonomi tumbuh 5,11 persen dan inflasi sekitar 3,1 persen. Ini bisa kita capai dengan kolaborasi dan sinergi yang sudah kita miliki selama ini,” katanya.

Sementara itu, Gubernur BI Destry Damayanti menyebut Sumut memiliki potensi besar dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, BI berupaya menempatkan sumber daya manusia yang mampu menerjemahkan kebijakan pusat agar berjalan efektif di daerah.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri para kepala daerah se-Sumut, kepala perwakilan BI se-Sumatera, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), konsul negara sahabat, pimpinan instansi vertikal, rektor, akademisi, serta organisasi perangkat daerah terkait.

Meski pertumbuhan ekonomi Sumut diproyeksikan terus meningkat, tantangan berikutnya adalah memastikan manfaat pertumbuhan tersebut menjangkau seluruh wilayah.

Pemerataan pembangunan, khususnya di Kepulauan Nias, menjadi salah satu pekerjaan penting agar kemajuan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di daerah tertentu.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ReCity Medan Soroti Trotoar Rusak, Hak Pejalan Kaki Jadi Perhatian
BNN Binjai Edukasi 200 Prajurit Arhanud 11/WBY, Tegaskan Ancaman Narkoba dan Sanksi PTDH
Dijanjikan Sejak April, PKL Binjai Kecewa: Steling Tak Datang, Dagangan Kian Sepi
Sarang Narkoba Percut Sei Tuan digrebek, 37 Orang Diamankan, 5 Mesin Judi Dingdong Disita
Tebus Ijazah Bantu Siswa Miskin, Akademisi USU Ingatkan Potensi Penyimpangan
MAPANCAS Langkat Dukung Sidak Tiorita, Desak Pembenahan Nyata
Tenun Uis Karo Karya Bunda Binjai Tembus Singapura dan Malaysia
Sidak Kantor Camat Salapian, Tiorita Soroti Disiplin Pegawai hingga Toilet Kantor
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:29 WIB

ReCity Medan Soroti Trotoar Rusak, Hak Pejalan Kaki Jadi Perhatian

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:29 WIB

BNN Binjai Edukasi 200 Prajurit Arhanud 11/WBY, Tegaskan Ancaman Narkoba dan Sanksi PTDH

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Dijanjikan Sejak April, PKL Binjai Kecewa: Steling Tak Datang, Dagangan Kian Sepi

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Sarang Narkoba Percut Sei Tuan digrebek, 37 Orang Diamankan, 5 Mesin Judi Dingdong Disita

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Tebus Ijazah Bantu Siswa Miskin, Akademisi USU Ingatkan Potensi Penyimpangan

Berita Terbaru