Antisipasi Macet Stabat, Jalan Alternatif 1,5 Km dan Pos Terpadu Mulai Disiapkan

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Forum Lalu Lintas meninjau lahan Kebun Kwala Bingai seluas sekitar 2 rante, yang disiapkan sebagai lokasi Pos Terpadu.(ist)

Langkat — METROLANGKAT.COM

Forum Lalu Lintas Kabupaten Langkat mulai menggerakkan langkah konkret untuk mengurai kemacetan di Stabat. Selasa (3/2/2026).

Forum lintas instansi ini turun langsung melakukan survei lapangan sebagai tahap awal pembangunan jalan alternatif sepanjang 1,5 kilometer sekaligus rencana pendirian Pos Terpadu.

Survei dilakukan pada ruas penghubung kawasan kebun di samping SMKN 1 Stabat hingga Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai.

Jalur ini dirancang dengan lebar sekitar 10 meter dan diproyeksikan menjadi jalur pemecah kepadatan, terutama saat jam sibuk dan lonjakan aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan Resmi Beroperasi, Percepat Perjalanan Sumut-Aceh

Tak hanya itu, Forum Lalu Lintas juga meninjau lahan Kebun Kwala Bingai seluas sekitar 2 rante, yang disiapkan sebagai lokasi Pos Terpadu.

Pos ini nantinya akan menjadi pusat pengaturan lalu lintas, pelayanan terpadu, serta pengawasan keamanan dan keselamatan jalan di kawasan Stabat.

Survei melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, Satlantas Polres Langkat,

hingga perwakilan PTPN I Regional I, menandakan kuatnya dorongan kolaborasi lintas sektor dalam perencanaan infrastruktur lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Langkat AKP MHD Tommy Franata menegaskan, pembangunan jalan alternatif dan Pos Terpadu bukan sekadar proyek fisik,

Baca Juga :  Tarif Tol Binjai-Langsa Resmi Ditetapkan, Segera Berlaku untuk Ruas Tanjung Pura–Pangkalan Brandan

melainkan bagian dari strategi jangka panjang menekan kemacetan dan risiko kecelakaan.

“Jalan alternatif diharapkan mengurangi beban arus lalu lintas, sementara Pos Terpadu menjadi pusat koordinasi pengaturan dan pengamanan lalu lintas,” ujarnya.

Senada, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menegaskan komitmen Polres Langkat mendukung penuh langkah strategis ini.

Menurutnya, keselamatan lalu lintas hanya bisa dicapai melalui perencanaan terintegrasi, mulai dari infrastruktur hingga kehadiran petugas di lapangan.

Dengan survei ini, Forum Lalu Lintas Kabupaten Langkat menargetkan perencanaan yang lebih tepat sasaran, sekaligus menyiapkan solusi nyata agar Stabat tidak lagi menjadi titik rawan macet dan kecelakaan.(Wis)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026
Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran
KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi
Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan
Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU
Antrean Solar di SPBU Gatot Subroto Picu Kemacetan, Warga Binjai Barat Mengeluh
Bupati Syah Afandin Perjuangkan Bantuan bagi Korban Banjir yang Belum Masuk Kriteria
Harganas ke-33, Wabup Tiorita Ajak Wujudkan Keluarga Tangguh
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:15 WIB

KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:54 WIB

Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan

Senin, 13 Juli 2026 - 20:51 WIB

Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU

Berita Terbaru