Pertamina EP Rantau Salurkan Air Bersih dan Sembako ke Puluhan Desa Terdampak Banjir

- Kontributor

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG — METROLANGKAT.COM

Air mengalir deras dari selang truk tangki berdiameter 2,5 sentimeter.

Satu per satu tandon dan puluhan ember milik warga terisi penuh.

Di tengah keterbatasan pascabanjir besar yang melanda desa mereka, air bersih menjadi harapan yang akhirnya tiba.

Pemandangan haru terlihat di Desa Perdamaian, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Basariah (53), seorang warga setempat, tak kuasa menahan air mata saat pasokan air bersih tiba tepat di halaman rumahnya.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Terima kasih kepada Pertamina EP Rantau Field yang sudah membantu kami,” ujarnya lirih, Rabu (28/1/2026).

Krisis air bersih yang dialami warga mulai terurai setelah PT Pertamina EP (PEP) Rantau Field—bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1—mendistribusikan bantuan air bersih menggunakan truk tangki berkapasitas 12 ribu liter ke desa-desa terdampak.

Sejak sekitar 60 hari terakhir, warga Aceh Tamiang kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak banjir besar yang merusak sumber air dan infrastruktur dasar.

Setiap hari, truk tangki PEP Rantau Field hilir mudik menjangkau desa-desa di wilayah kerja perusahaan.

Baca Juga :  Camat Binjai Barat dan DPRD Tinjau Lokasi Banjir di Bandar Sinembah

“Kami sangat membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak untuk mandi pun tidak apa-apa, bisa ambil air wudhu saja sudah cukup.

Kami bersyukur atas bantuan air bersih dari Pertamina,” ungkap Samsul, warga Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda.

Tak hanya air bersih, PEP Rantau Field juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan selama masa tanggap darurat banjir. Hingga kini, penyaluran bantuan telah menjangkau lebih dari 20 desa di Aceh Tamiang.

Bantuan yang diberikan meliputi pendirian posko kesehatan gratis, penyediaan makanan siap santap, paket sembako, kasur, selimut, dan bantal.

Seluruh bantuan disalurkan secara bertahap dan terkoordinasi dengan berbagai pihak agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Field Manager PEP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

“Meski turut terdampak banjir, kami tetap hadir untuk membantu masyarakat.

Penanganan kemanusiaan tidak hanya berfokus pada logistik, tetapi juga kesehatan dan kebutuhan dasar warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Ricky Anthony: Semoga Farel Pulih, Jangan Ada Lagi Korban Serangan Monyet

Secara keseluruhan, PHR Zona 1 telah menyalurkan berbagai bantuan untuk masyarakat di sekitar wilayah kerjanya.

Bantuan bahan makanan yang disalurkan antara lain 1,62 ton beras, 555 kilogram gula, 270 dus air mineral, 405 dus mi instan, 175 dus minyak goreng, serta 142 dus biskuit.

Selain itu, bantuan juga mencakup sarden, telur, susu kental manis, makanan bayi dan anak, perlengkapan mandi, obat-obatan, selimut, terpal, hingga popok sekali pakai.

Bantuan tersebut berasal dari berbagai wilayah kerja PHR Zona 1, mulai dari Sumatera Selatan, Jambi,

Riau, hingga Sumatera Utara. PHR Zona 1 juga bersinergi dengan subholding upstream Pertamina lainnya, seperti PHR Zona 4, PHR Zona Rokan, serta Regional 2 Zona 6 PHE OSES.

Kolaborasi ini mencerminkan peran Pertamina sebagai perusahaan energi nasional yang tidak hanya berfokus pada keberlanjutan operasi,

tetapi juga menjunjung tinggi tanggung jawab sosial, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Komitmen ini kami jalankan melalui sinergi bersama SKK Migas, pemerintah daerah, BPBD, serta seluruh pemangku kepentingan terkait,” pungkas Tomi.(Wis/rel)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebun Pendidikan Diduga Jadi Bisnis, Hak Pakai USU di Langkat Masuk Bidik Sanksi
Warga Tak Pernah Diganti Rugi, Hak Pakai USU 300 Hektare Dipersoalkan
Air Mata Ibu Dedek Pecah Saat BAZNAS dan Camat Gebang Janjikan Rumah Layak Huni**
Warga Desa Salahaji Bersyukur Dibantu Starlink: “Terima Kasih Pak Bupati Langkat”
684 Istri Gugat Cerai di Binjai Sepanjang 2025, Judol dan Narkoba Dominan
Tembus Lumpur dan Sungai, Relawan Antar Harapan ke Korban Bencana Aceh Tamiang
Camat Binjai Barat dan DPRD Tinjau Lokasi Banjir di Bandar Sinembah
Pembunuhan di Buluh Telang Terungkap, Polisi Amankan Mantan Abang Ipar Korban
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:41 WIB

Pertamina EP Rantau Salurkan Air Bersih dan Sembako ke Puluhan Desa Terdampak Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:53 WIB

Kebun Pendidikan Diduga Jadi Bisnis, Hak Pakai USU di Langkat Masuk Bidik Sanksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:19 WIB

Warga Tak Pernah Diganti Rugi, Hak Pakai USU 300 Hektare Dipersoalkan

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:49 WIB

Air Mata Ibu Dedek Pecah Saat BAZNAS dan Camat Gebang Janjikan Rumah Layak Huni**

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:30 WIB

Warga Desa Salahaji Bersyukur Dibantu Starlink: “Terima Kasih Pak Bupati Langkat”

Berita Terbaru

Opini

Jalan Mulus ke Villa Ratu di Tengah Duka Masyarakat

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:26 WIB