Imlek 2577 di Vihara Setia Buddha Binjai Digelar Sederhana

- Kontributor

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Binjai – metrolangkat.com

Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 di Vihara Setia Buddha Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pekan Binjai, Kota Binjai, Senin (16/2) malam, berlangsung penuh kesederhanaan.

Tanpa pesta kembang api maupun pertunjukan barongsai, suasana khidmat justru terasa lebih mendalam.

Meski digelar sederhana, ribuan warga tetap memadati kawasan sekitar vihara untuk menyaksikan keindahan bangunan bersejarah yang dihiasi ratusan lampion merah menyala.

Vihara yang oleh warga sekitar dikenal sebagai Kelenteng Titi Kembar itu tetap menjadi magnet perayaan Imlek di Kota Binjai.

Salah seorang pengurus vihara, Sugiarto, S.H., menjelaskan bahwa kesederhanaan perayaan tahun ini merupakan bentuk empati atas musibah banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera.

“Kita ketahui baru-baru ini banyak saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, kehilangan harta benda bahkan nyawa.

Untuk itu, kami dari pengurus Vihara Setia Buddha Binjai turut berbela sungkawa dan prihatin atas kejadian tersebut,” ujar Sugiarto sebelum pelaksanaan ibadah (sembahyang).

Baca Juga :  Paslon Iskandar - Adli Komitmen Lestarikan Kebudayaan Daerah

Didampingi Ketua dan Sekretaris vihara, Sugiarto yang dikenal dengan rambut putihnya juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 kepada seluruh umat yang merayakan.

“Gong Xi Fa Cai. Semoga di perayaan Imlek ini kita semua diberi kesehatan, kebahagiaan, dan kemurahan rezeki,” ucapnya.

Ia juga memaknai Tahun Kuda Api sebagai simbol semangat untuk lebih gesit dan lebih kuat menghadapi tantangan.

Sebagai salah satu vihara tertua dan terbesar di Kota Binjai yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Binjai,

pengurus turut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.

Menurut Sugiarto, bantuan tersebut telah disalurkan sebelumnya melalui yayasan yang berada di bawah naungan vihara.

Bantuan diberikan tidak hanya kepada umat Buddha, tetapi juga kepada umat Muslim yang membutuhkan.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada sesama. Kami berharap warga Tionghoa yang kurang mampu bisa merayakan Imlek dengan suka cita,” ujarnya haru.

Baca Juga :  BRI Binjai Semarakkan Hari Kartini dengan Busana Adat

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kota Binjai, Zulfan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, berharap pengurus vihara terus bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Semoga di Tahun Baru Imlek semakin sukses, maju, dan bertambah rezeki,” ungkapnya sembari menyampaikan salam dari Wali Kota Binjai yang berhalangan hadir karena tugas dinas.

Pantauan di lapangan, meski tanpa kemeriahan pesta kembang api dan barongsai, suasana tetap semarak.

Ratusan lampion yang menggantung indah di kompleks vihara menambah daya tarik bangunan berusia ratusan tahun itu sebagai ikon budaya Tionghoa sekaligus warisan sejarah di Kota Binjai.

Turut hadir dalam perayaan tersebut perwakilan Polres Binjai yang diwakili Kabag Ops Kompol Kusnadi,

Kasat Intel, puluhan personel kepolisian, serta Babinsa setempat untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara. (Kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Tradisi Petang Belimau di Sunggal, Rico Waas: Bangsa Kuat Tak Tinggalkan Budaya
Kapolsek Panai Hilir Gelar Turnamen Gasing Open, Hidupkan Budaya Melayu dan Perkuat Persaudaraan
Wali Kota Medan Dukung Reuni 1.000 Tahun dan Kunjungan Patung Dewi Mazu
PHR Luncurkan Buku Melayu Lestari, Jaga Warisan Budaya untuk Generasi
Surat Edaran Tak Bisa Batalkan Perda : Jangan Jadikan Bhinneka Tunggal Ika Alat Mengikis Budaya Melayu Langkat
Bupati Syah Afandin: Budaya Adalah Jantung Pembangunan Langkat
Syah Afandin Saksikan Penobatan Bersejarah Kejuruan Bahorok
Bupati Langkat Lepas 14 Kafilah STQH: “Jadikan Al-Qur’an Nafas Kehidupan Masyarakat”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:43 WIB

Imlek 2577 di Vihara Setia Buddha Binjai Digelar Sederhana

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Hadiri Tradisi Petang Belimau di Sunggal, Rico Waas: Bangsa Kuat Tak Tinggalkan Budaya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:36 WIB

Kapolsek Panai Hilir Gelar Turnamen Gasing Open, Hidupkan Budaya Melayu dan Perkuat Persaudaraan

Rabu, 5 November 2025 - 16:39 WIB

Wali Kota Medan Dukung Reuni 1.000 Tahun dan Kunjungan Patung Dewi Mazu

Kamis, 21 Agustus 2025 - 22:22 WIB

PHR Luncurkan Buku Melayu Lestari, Jaga Warisan Budaya untuk Generasi

Berita Terbaru

Peristiwa

Imlek 2577, Rico Waas Silaturahmi ke Kediaman Supandi Kusuma

Selasa, 17 Feb 2026 - 21:08 WIB

Budaya

Imlek 2577 di Vihara Setia Buddha Binjai Digelar Sederhana

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:43 WIB