Gibran Pastikan 699 Huntap Penyintas Bencana Tapsel Dibangun Bulan Ini

Metro Langkat

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Sumut, Bobby Nasution mendampingi kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming di Hunian Sementara (Huntara) untuk korban terdampak bencana di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jum’at (4/9/2026).(ist)

 

Tapsel – metrolangkat.com

Harapan ratusan penyintas bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) untuk segera memiliki tempat tinggal permanen mulai menemukan titik terang.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memastikan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana akan dimulai September 2026.

Kepastian itu disampaikan Gibran saat mengunjungi hunian sementara (Huntara) di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Tapsel, Jumat (4/9/2026).

Dalam kunjungannya, Gibran bertemu langsung dengan warga penyintas yang sebelumnya tinggal di Desa Garoga dan Hutagodang, Kecamatan Batangtoru.

Mereka kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut pada November 2025.

Di hadapan warga, Gibran menyampaikan permohonan maaf karena hingga kini sebagian penyintas masih harus menjalani kehidupan di Huntara.

Namun, ia memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Proses pembangunan Huntap akan segera dimulai bulan ini sehingga warga memiliki kepastian untuk kembali menjalani kehidupan di hunian yang lebih layak dan aman.

Baca Juga :  Kodim Langkat Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pilkada 2024

“Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan (Huntap), sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” ujar Gibran.

Pemerintah menyiapkan 699 unit rumah untuk para penyintas. Huntap tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 18 hektare, yang lokasinya berada tepat di sebelah Huntara Desa Napa.

Sembari menunggu pembangunan selesai, pemerintah memastikan kebutuhan dasar warga yang masih menghuni Huntara tetap diperhatikan.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang mendampingi Wapres Gibran juga memberikan dukungan kepada warga yang telah berbulan-bulan tinggal di Huntara setelah kehilangan tempat tinggal.

Menurut Bobby, pemerintah terus berupaya menyediakan lahan dan mempercepat pembangunan Huntap bagi warga yang belum mendapat hunian permanen.

“Beberapa tempat sudah ada Huntap yang selesai dibangun. Bagi yang belum, pemerintah telah berupaya secepatnya mendapatkan lahan untuk membangun.

Salah satunya di sini, sehingga masyarakat mendapat kepastian untuk bisa tinggal di hunian tetap nantinya,” kata Bobby.

Bobby menegaskan pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada pembangunan rumah.

Baca Juga :  Edi Antoni Sinuraya Pimpin KODRAT Langkat, Siap Perkuat Pembinaan Atlet

Pemerintah juga harus memastikan masyarakat mampu kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan membangun kehidupannya secara mandiri.

“Yang terpenting itu masyarakat yang terdampak bencana bisa segera hidup lebih baik.

Dan bisa memperbaiki kehidupan ekonominya. Karenanya yang dipikirkan bukan hanya hunian saja, tetapi faktor pendukung lainnya,” ujarnya.

Selain meninjau Huntara dan lokasi pembangunan Huntap, Gibran dan Bobby juga melihat sejumlah proyek infrastruktur serta program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tapsel.

Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat pemulihan kawasan terdampak sehingga masyarakat tidak terlalu lama hidup dalam kondisi darurat.

Bagi warga, pembangunan Huntap bukan sekadar proyek pemerintah. Rumah permanen menjadi penanda bahwa kehidupan mereka pascabencana perlahan mulai kembali.

Eti, salah seorang penghuni Huntara, mengaku bersyukur mendapat tempat tinggal sementara dari pemerintah setelah sebelumnya harus mengontrak rumah dengan biaya yang ditanggung pemerintah.

Ia berharap pembangunan Huntap segera direalisasikan.

“Kami bersyukur juga, sebab pemerintah udah bangun rumah.

Kami ucapkan terima kasih untuk pemerintah, udah (dibangunkan) huntara kami. Jadi harapanku, huntap cepat dibangun,” kata Eti.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Binjai Periode 2026–2029 Dilantik, Profesionalisme dan Perang Hoaks Jadi Tantangan
APBD Medan Rp7,7 Triliun, Inspektorat Andalkan E-Audit untuk Cegah Fraud
Lindungi 1.000 Wartawan, PWI Sumut dan BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS Lima Tahun
Begini Penjelasan PJU Langkat Rp50,18 Miliar, Kadishub: Uangnya Langsung ke PLN
Tiorita Ultimatum OPD: TKD Tambahan Langkat Harus Berdampak Nyata, Deadline 25 Desember!
Pendapatan Sumut Naik Rp1,29 Triliun, Belanja Daerah Tembus Rp13,337 Triliun
Dana Pembinaan Rp5 Juta, POBSI Langkat Dipastikan Absen di FORPROVSU 2026
Jalan Rusak Disorot Warga, Pemkab Langkat Jadwalkan Tender Perbaikan 19-23 Oktober
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:31 WIB

SMSI Binjai Periode 2026–2029 Dilantik, Profesionalisme dan Perang Hoaks Jadi Tantangan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Lindungi 1.000 Wartawan, PWI Sumut dan BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS Lima Tahun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Begini Penjelasan PJU Langkat Rp50,18 Miliar, Kadishub: Uangnya Langsung ke PLN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Tiorita Ultimatum OPD: TKD Tambahan Langkat Harus Berdampak Nyata, Deadline 25 Desember!

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Pendapatan Sumut Naik Rp1,29 Triliun, Belanja Daerah Tembus Rp13,337 Triliun

Berita Terbaru