Musrenbang Sumut 2027 Digelar, Syah Afandin Dorong Sinkronisasi Pusat–Daerah

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN – metrolangkat.com

Bupati Langkat Syah Afandin menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara tahun 2027 yang digelar di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Rabu (22/4/2026).

Forum strategis tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, serta dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution,

Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, para kepala daerah se-Sumatera Utara, dan unsur Forkopimda.

Dalam arahannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa Musrenbang menjadi fondasi utama dalam merancang pembangunan daerah yang terarah dan berkelanjutan.

Tanpa perencanaan matang, menurutnya, program pembangunan berisiko kehilangan arah, kesinambungan, dan keselarasan.

Ia menyebut tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yakni “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas,

Investasi, dan Industri”, sebagai pijakan utama dalam penyusunan RKPD Sumut 2027.

Tema tersebut, lanjut Bobby, dimaknai sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan produktivitas, investasi

, serta pengembangan industri berbasis potensi daerah guna memperkuat daya saing dan mendukung pemulihan pascabencana.

Baca Juga :  Pamit Kepala OJK Sumut, Judi Online Rp800 Miliar di Medan Jadi Sorotan

Lebih jauh, Pemerintah Provinsi Sumut menetapkan enam basis utama pembangunan tahun 2027, meliputi akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, investasi,

pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing, serta pemulihan pascabencana.

Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan di Kepulauan Nias guna mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Pemprov Sumut telah menyiapkan tiga klaster pengembangan, yakni kawasan produksi, logistik, dan pariwisata.

“Penguatan jalur logistik menjadi prioritas, termasuk pembangunan fasilitas pergudangan dan cold storage sebagai pusat distribusi,” ujar Bobby.

Selain itu, Pemprov Sumut juga menggulirkan program pendidikan gratis mulai tahun ajaran 2026 yang difokuskan di Kepulauan Nias dan daerah terdampak bencana.

Di sektor kesehatan, disiapkan pula beasiswa pendidikan dokter spesialis dengan prioritas penempatan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Tito Karnavian menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum penting untuk merumuskan perencanaan pembangunan yang konkret dan berkualitas.

“Jangan anggap Musrenbang sebagai rutinitas. Ini forum strategis untuk menghasilkan perencanaan terbaik,” tegasnya.

Baca Juga :  Amir Hamzah: Infrastruktur Jalan Binjai Diperbaiki 2026, UKW PWI Didukung

Ia juga mengapresiasi capaian indikator pembangunan Sumatera Utara yang dinilai cukup baik secara nasional, terutama Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 76,47, melampaui rata-rata nasional 75,90.

Namun, ia mengingatkan masih adanya tantangan pemerataan pembangunan antarwilayah.

Menanggapi hal tersebut, Syah Afandin menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

“Musrenbang RKPD merupakan forum strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan lintas sektor dan wilayah, sehingga program yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendukung program pembangunan Provinsi Sumatera Utara melalui perencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Syah Afandin berharap hasil Musrenbang ini mampu melahirkan dokumen RKPD yang berkualitas,

implementatif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan Sumatera Utara ke depan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, guna memastikan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beras Fortifikasi Diduga Tipu Konsumen, Bareskrim Bongkar Produksi Rp14,1 Miliar!
Pimpin CTIF Council di Singapura, Mayjen TNI Rio Firdianto Perkuat Diplomasi Intelijen Antiterorisme
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Curhat Ke DPRD Langkat
Bukan Sekadar Seremoni Sumpah Pemuda, Indra Majid Hadir Berbagi untuk Warga
Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter
BPBD Medan Siaga Sejak Malam, Rico Waas Perintahkan Evakuasi dan Pembersihan Lumpur
Supris Gerakkan Aksi Sosial HUT ke-67 Pemuda Pancasila, 500 Anak Yatim Terima Santunan
Bukan Sekadar Berani Bermimpi, Tiorita Tantang Pemuda Langkat Berbuat Nyata
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Beras Fortifikasi Diduga Tipu Konsumen, Bareskrim Bongkar Produksi Rp14,1 Miliar!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pimpin CTIF Council di Singapura, Mayjen TNI Rio Firdianto Perkuat Diplomasi Intelijen Antiterorisme

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Bukan Sekadar Seremoni Sumpah Pemuda, Indra Majid Hadir Berbagi untuk Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:35 WIB

BPBD Medan Siaga Sejak Malam, Rico Waas Perintahkan Evakuasi dan Pembersihan Lumpur

Berita Terbaru