Gubernur Sumut Dorong KTNA Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

- Kontributor

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Sunatera Utara Bobby Nasution saat menerima audensi KTNA dikantornya.(ist)

 

MEDAN – METROLANGKAT.COM

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumut untuk memprioritaskan pemenuhan kebutuhan komoditas pangan di dalam provinsi guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.

Ajakan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi pengurus KTNA Sumut di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (10/2/2026).

Gubernur menegaskan, produksi pangan Sumut harus terlebih dahulu mencukupi kebutuhan masyarakat lokal sebelum dipasarkan ke luar daerah,

agar tidak memicu gejolak harga dan inflasi, seperti yang pernah terjadi pada komoditas cabai merah.

Baca Juga :  Saling Sindir Pilgub Sumut 2024: Edy Rahmayadi Vs Bobby Nasution, Siapa yang Unggul....

“Hasil produksi pangan, khususnya pertanian, harus diprioritaskan untuk Sumut.

Jangan sampai masyarakat kita kesulitan mendapatkan barang, padahal produksinya ada di sini,” tegas Bobby.

Bobby juga menyatakan dukungan terhadap rencana keikutsertaan KTNA Sumut pada Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII di Gorontalo, termasuk promosi produk unggulan daerah dan dukungan operasional peserta.

Ia menekankan pentingnya sinergi KTNA dengan program Pemprov Sumut, terutama dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

Selain itu, Gubernur mengapresiasi peran KTNA dalam mengembangkan hortikultura serta mendorong keterlibatan generasi muda di sektor pertanian dan perikanan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga :  Bobby Nasution: Medan Siap Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut & Jadi Tuan Rumah

Sementara itu, Ketua KTNA Sumut Purnama Dewi Daulay menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumut terhadap petani dan nelayan.

Ia menyebut KTNA saat ini aktif melatih generasi muda di sejumlah daerah dan berharap dukungan pemerintah, termasuk penyediaan lahan potensial, agar program tersebut semakin berkembang.

“Kami siap terus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan,” pungkas Purnama.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kayu Berlambang Kemenhut RI Tercecer di Pantai Lampung, Tongkang Menghilang
Afandin Dorong Legalitas Sumur Rakyat, Langkat Bersiap Jadi Daerah Model Energi Mandiri
Dua Kukang Sumatra Dilepasliarkan ke Taman Nasional Gunung Leuser
Pemkab Langkat Gelar Pelatihan Digital Gratis untuk UMKM
Polres Langkat Dukung Ketahanan Pangan dengan Program Perkarangan Pangan Lestari
Mentan Amran Ajak Milenial jadi Petani, Penghasilan Bisa Lebih dari Rp10 Juta per Bulan
Adli Tama : KPH Mangrove Gebang Jadi Contoh Peningkatan Ekonomi Berbasis Pelestarian Alam
Menteri ESDM Kunjungi Badak LNG, Bahas Reaktivasi Kilang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:09 WIB

Gubernur Sumut Dorong KTNA Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:28 WIB

Kayu Berlambang Kemenhut RI Tercecer di Pantai Lampung, Tongkang Menghilang

Jumat, 10 Oktober 2025 - 13:42 WIB

Afandin Dorong Legalitas Sumur Rakyat, Langkat Bersiap Jadi Daerah Model Energi Mandiri

Selasa, 9 September 2025 - 13:43 WIB

Dua Kukang Sumatra Dilepasliarkan ke Taman Nasional Gunung Leuser

Selasa, 22 April 2025 - 14:44 WIB

Pemkab Langkat Gelar Pelatihan Digital Gratis untuk UMKM

Berita Terbaru

Inspiratif

Pemko Medan Buka 5.515 Lowongan Kerja Lewat Medan Career Expo 2026

Selasa, 10 Feb 2026 - 22:46 WIB

Sumber Daya Alam

Gubernur Sumut Dorong KTNA Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Selasa, 10 Feb 2026 - 22:09 WIB

Pemerintahan

Dua Kadis di Pemprovsu Mengundurkan diri Begini Alasanya Kata BKD

Selasa, 10 Feb 2026 - 21:55 WIB

Pendidikan

Kepsek SMPN 7 Binjai Bantah Tuduhan Penggelapan Dana BOS

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:39 WIB