Presiden Prabowo: Indonesia Siap Jalin Diplomasi dengan Israel Jika Palestina Merdeka

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Metrolangkat.com

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia akan mempertimbangkan membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika Palestina telah meraih kemerdekaan penuh. Hal itu ia ungkapkan sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung solusi damai dua negara dalam konflik Palestina-Israel.

“Posisi Indonesia jelas: kami mendukung kemerdekaan penuh bagi Palestina. Setelah itu tercapai, kita dapat membuka ruang diplomasi, termasuk dengan Israel,” ujar Prabowo dalam wawancara khusus di Istana Negara, Selasa (28/5).

Presiden menegaskan bahwa prinsip politik luar negeri Indonesia tetap berpijak pada konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan. Namun ia menambahkan bahwa diplomasi dapat menjadi sarana untuk memperjuangkan keadilan dan mendorong perdamaian jangka panjang.

“Diplomasi bukan berarti tunduk, tapi cara untuk menciptakan solusi damai dan menjaga kepentingan umat manusia, termasuk rakyat Palestina,” tambahnya.

Komitmen terhadap Solusi Dua Negara

Indonesia selama ini menjadi salah satu negara yang vokal mendukung solusi dua negara sebagai jalan penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina. Dalam berbagai forum internasional, Indonesia secara konsisten menyerukan pengakuan terhadap Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.

Baca Juga :  Prabowo Akan Umumkan Susunan Kabinet 20 Oktober Malam usai Pelantikan

Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia siap memainkan peran sebagai fasilitator damai jika kemerdekaan Palestina telah diakui secara internasional. Ia juga menekankan bahwa normalisasi hubungan diplomatik akan dilakukan secara hati-hati dan tetap memperhatikan sensitivitas umat.

Respons Beragam

Pernyataan Presiden mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan. Ketua Komisi I DPR RI, yang membidangi hubungan luar negeri, menyebut sikap Presiden sebagai bentuk pragmatisme yang konstruktif.

“Sikap ini membuka peluang diplomasi yang lebih aktif, tentu tetap dengan syarat kemerdekaan Palestina sebagai fondasi,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah ormas Islam meminta pemerintah tetap konsisten pada prinsip solidaritas terhadap Palestina. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Anwar Abbas, mengingatkan bahwa hubungan diplomatik dengan Israel baru bisa dilakukan setelah Palestina betul-betul merdeka, bukan sekadar simbolis.

Baca Juga :  Paslon Zainuddin Pura-Suhendro Kampanye Tatap Muka di Limau Mungkur

“Yang penting itu kemerdekaan sejati bagi Palestina. Jangan sampai diplomasi dilakukan saat hak-hak Palestina belum terpenuhi sepenuhnya,” kata Anwar.

Belum Ada Hubungan Resmi

Hingga kini, Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel. Posisi tersebut telah dijaga sejak era Presiden Soekarno, sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina.

Indonesia secara aktif mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza dan mendukung berbagai resolusi internasional yang menekan Israel untuk menghentikan agresi militer serta membuka ruang dialog damai.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa arah kebijakan luar negeri Indonesia akan tetap sejalan dengan aspirasi rakyat dan nilai-nilai dasar konstitusi.

“Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina. Namun ketika waktunya tiba dan perdamaian sudah tercapai, diplomasi akan menjadi alat untuk menjaga stabilitas kawasan,” pungkasnya.

Editor : Rhm

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad ke-24 PKS, DPRD Binjai Dorong Kemandirian Pangan Nasional
Halalbihalal, NasDem Sumut ‘Panaskan Mesin’ Partai Hadapi Pemilu 2029
Perkuat Persatuan Kader, DPD NasDem Langkat Gelar Halalbihalal
Wacana WFH 1 Hari Picu Pro-Kontra, Pemerintah Kejar Efisiensi BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar
Dua Sesi Penyerahan Mandat, KOMBAT Medan Perkuat Struktur Kecamatan
Terus Berkibar,Ricky Anthony Serahkan 3 Mandat KOMBAT di Labuhan Batu, Palas dan Paluta
Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:10 WIB

Milad ke-24 PKS, DPRD Binjai Dorong Kemandirian Pangan Nasional

Senin, 13 April 2026 - 09:52 WIB

Halalbihalal, NasDem Sumut ‘Panaskan Mesin’ Partai Hadapi Pemilu 2029

Senin, 6 April 2026 - 12:20 WIB

Perkuat Persatuan Kader, DPD NasDem Langkat Gelar Halalbihalal

Senin, 23 Maret 2026 - 16:42 WIB

Wacana WFH 1 Hari Picu Pro-Kontra, Pemerintah Kejar Efisiensi BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:25 WIB

Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB