MEDAN – metrolangkat.com
Pemanggilan PSMS Medan oleh DPRD Sumatera Utara menuai perhatian suporter.
Agenda yang dijadwalkan berlangsung di Ruang Banmus Lantai I DPRD Sumut, Selasa (6/10/2026),
dinilai mengusik suasana positif Ayam Kinantan yang kini tengah bersaing di papan atas Grup A Championship 2026/2027.
Menanggapi hal tersebut, Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony angkat bicara.
Politisi muda yang akrab disapa RA itu menegaskan, DPRD Sumut tidak memiliki niat untuk mengganggu PSMS, apalagi di tengah performa tim yang sedang menanjak.
“Suporter PSMS Medan merasa klub kesayangannya diganggu oleh DPRD Sumut melalui surat panggilan tersebut.
PSMS Medan bukan hanya klub kebanggaan warga Medan, tapi juga warga Sumut. Sudah semestinya kita memberikan dukungan moril kepada klub ini,” tegas politisi Partai NasDem tersebut, Senin (5/10/2026) pagi.
Terkait agenda pemanggilan, RA mengatakan pihak yang dapat memberikan penjelasan secara utuh adalah pihak yang menjadwalkan maupun mengusulkan rapat tersebut.
Menurutnya, jika kehadiran DPRD Sumut justru dianggap mengusik konsentrasi tim, maka persoalan tersebut sebaiknya diserahkan kepada pihak klub untuk diselesaikan secara internal.
“Kalau pihak suporter PSMS merasa tim kebanggaannya terusik, saya berharap DPRD Sumut jangan mengganggu dan serahkan sepenuhnya urusan itu kepada klub bola tersebut untuk menyelesaikan persoalan secara internal,” ujarnya.
RA menyebut DPRD Sumut masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang berkaitan dengan aspirasi dan laporan masyarakat yang harus ditangani.
“Di DPRD banyak PR laporan aduan masyarakat yang antre untuk diselesaikan. Jadi saya rasa, tidak ada lah niatan atau alasan apa pun dari kami DPRD ini untuk mengganggu PSMS Medan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan DPRD Sumut bukan lembaga yang kekurangan pekerjaan sehingga harus mencampuri urusan klub sepak bola.
“Kita tidak kekurangan pekerjaan lah mau ganggu-ganggu pihak lain. Jika bisa ya kita dukung, jika tidak bisa memberi dukungan, paling tidak ya tidak mengganggu. Simpel toh,” katanya.
Sebelumnya, beredar surat DPRD Sumut yang turut mengundang PSMS Medan dalam agenda pembahasan pada Selasa (6/10/2026).
Ada tiga hal yang disebut menjadi materi pembahasan. Pemanggilan tersebut dilakukan di tengah performa positif PSMS Medan pada kompetisi Championship 2026/2027.
Namun, persoalan kepemilikan dan pengelolaan klub kembali menjadi sorotan.
Dalam surat tersebut, Komisi E DPRD Sumut mengundang sejumlah pihak, di antaranya Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Sumatera Utara,
Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Biro Hukum Setdaprovsu, PSSI Sumatera Utara, manajemen PSMS Medan, PT Kinantan Medan Indonesia, serta Sunarto Fajar dan kawan-kawan.
Sementara itu, Ayam Kinantan sedang berada dalam tren positif. PSMS baru saja meraih kemenangan telak 4-0 atas Persikad Depok pada pekan keempat di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (3/10/2026).
Hasil tersebut membuat PSMS terus bersaing di papan atas Grup A Championship 2026/2027.(amd)

















